Kamis, 11 September 2008

Top Ten Comics Book Heroes (VCD) VIII

Discovery Channel ; TOP 10 Comic Book Heroes
(VCD)
with Indonesia Subtitling

Production Manager : Julia Baldwin
Producer : Duncan Mc Alpine
Director : Richard Belfield
Producer : Fulcrum TV for Discovery Channel
Indonesian Licensee : Medialine Entertainment
Release Year : 2003

Superman (4)
Pada peringkat keempat, Clark Kent atau yang dikenal dengan Superman bertengger. Sejujurnya saya menduga Superman berada pada peringkat yang lebih baik lagi, seperti tiga besar, tapi ternyata perkiraan saya salah. Superman dianggap sebagai salah satu dari Super Hero yang memiliki silsilah keluarga yang sempurna. Ia memiliki bapak, ibu, hingga kakek nenek dari Planet Krypton, tempat ia berasal, dan di dunia manusia ia juga memiliki kedua orang tua yang lengkap.

Menurut nara sumber, Super Man, Wonder Woman, Supergirl, Wondergirl, tanpa harus orang mengetahui mereka, mungkin mereka mengenalinya, minimal secara bahasa (terutama untuk mereka yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu). Siapa pun ingin dianggap atau mungkin pernah berfantasi sebagai salah satu dari mereka. Tentu apabila diartikan kepada bahasa Indonesia, artinya secara umum, menjadi wanita atau pria yang – dalam batasan tertentu – di luar kebiasaan yang umum.

Superman diciptakan oleh Joe Siegel dan Schuster. Merupakan komik super hero pertama yang ada dan dikembangkan secara luas di Amerika. Rilis pertama kali pada Juni 1938, pada masa krisis ekonomi sedang melanda Amerika. Superman tidak hanya dianggap sebagai penghibur pada masa krisis, melainkan juga menampilkan “impian Amerika” bahwa mereka adalah individu-individu yang kuat. Kutipan menarik dari salah satu edisi Superman ditampilkan pada VCD ini…It was Krypton made me Superman…but it is the earth that makes me human!!!…. Sejatinya…saya berharap Superman ada pada peringkat pertama…bagaimana dengan Anda? (bersambung)310808

Top Ten Comics Book Heroes (VCD) VII

Discovery Channel ; TOP 10 Comic Book Heroes
(VCD)
with Indonesia Subtitling

Production Manager : Julia Baldwin
Producer : Duncan Mc Alpine
Director : Richard Belfield
Producer : Fulcrum TV for Discovery Channel
Indonesian Licensee : Medialine Entertainment
Release Year : 2003


Judge Dredd (5)
Pada peringkat kelima, Judge Dredd; hakim fasis (menurut salah satu nara sumber) yang mengibaratkan dirinya sebagai hukum. “I am the law” adalah ungkapan dirinya yang menunjukkan siapa Judge Dredd. Judge Dredd mengatakan bahwa tiap kita memiliki kesalahan atau melanggar hukum, hanya beda tingkat kesalahan atau pelanggaran yang kita lakukan.

Pada VCD ini, informasi Judge Dredd ditampilkan dengan pengutamaan bahwa ia merupakan tokoh fantasi yang boleh jadi diharapkan untuk ada dalam realitas, semata-mata untuk menghakimi para penjahat. Judge Dredd, seiring dengan perjalanan waktu, dikabarkan telah memiliki sifat-sifat manusiawi, yang ditampilkan melalui beberapa cuplikan gambar dari komik Judge Dredd. Hakim fasis yang semena-mena, adalah Judge Dredd. Kalau tidak salah, Judge Dredd diciptakan di London, bukan Amerika sebagai “mainstream” komik super hero. Nara sumber untuk Judge Dredd di antara-nya Pat Mills (co-creator Judge Dredd), Matt Smith dan Kev Walker (Judge Dredd writers).

Saya terkejut dengan peringkat ini. Mungkin, karena saya bukan penggemar komik yang seutuhnya, sehingga tidak mencermati. Bagi saya komik super hero adalah DC dan Marvel, apabila ada Top Cow mungkin Witchblade atau Image Comic seperti SHI…(hiks; jadi malu…maklum pengetahuannya terbatas). Yang menarik, setelah mengetahui Judge Dredd, saya berharap ia hidup pada saat ini di Indonesia…mungkin kalau ia hidup Arthalyta Suryani akan ia kencani sebelum ia hukum, dan Urip Tri Gunawan akan ia letakkan berdampingan dengan Ryan, sebelum ia dieksekusi mati. Secara pribadi, saya berharap ada hakim seperti Judge Dredd di Indonesia…bagaimana dengan Anda…??? (bersambung) 300808

Top Ten Comics Book Heroes (VCD) VI

Discovery Channel ; TOP 10 Comic Book Heroes
(VCD)
with Indonesian Subtitling

Production Manager : Julia Baldwin
Producer : Duncan Mc Alpine
Director : Richard Belfield
Producer : Fulcrum TV for Discovery Channel
Indonesian Licensee : Medialine Entertainment
Release Year : 2003

Wonder Woman (6)
Pada peringkat keenam, Wonder Woman, ciptaan William Moulton Marston. William Moulton Marston adalah psikolog yang menciptakan lie detector. Sebagai psikolog, ditengarai ia mengetahui secara mendalam, tentang fantasi manusia pada umumnya. Wonder Woman, dari segi penamaan, merupakan penamaan yang kreatif, bagaimanapun juga, setiap individu ingin tampil wonder… Selain itu, Wonder Woman, sama seperti Supergirl, Wonder-girl, Super Woman, adalah penamaan yang secara bahasa, memiliki arti yang (selalu ingin) dicapai oleh seorang wanita. Pada bagian lain, boleh jadi kaum pria memiliki keinginan untuk memiliki wanita dengan karakteristik seperti itu.

Diana, adalah Putri Amazon, yang diciptakan dari Ratu dan (Perawan) Hyppolita. Amazon adalah Surga tempat para wanita hidup tanpa pria. Para wanita memiliki kehidupan sendiri, tanpa perlu (atau memerlukan) pria. Pulau firdaus ini, kedatangan pilot pesawat Amerika yang jatuh pada saat perang dunia kedua, dan Wonder Woman, diutus oleh Queen Hyppolyta untuk menyampaikan pesan kepada dunia, tentang persamaan hak atas wanita. Seorang nara sumber (Trina Robbins; Comic Book Writer) mengatakan, Wonder Woman adalah feminis dalam arti sesungguhnya, tanpa perlu ia mengatakan kepada dunia bahwa dirinya adalah seorang feminis. Seorang wanita dapat berbuat sebaik dan sesempurna lelaki, yang menyebabkan kekurangan atau ketidaksempurnaan tersebut adalah kurangnya latihan atau ilmu pengetahuan yang diberikan.

Wonder Woman, dari masa ke masa memiliki pergantian kostum. Pada masa awal Wonder Woman, tidak tampil seseksi seperti saat ini, salah satu nara sumber mengatakan saat ini, semakin sedikit pakaian, semakin banyak area terbuka. Secara pribadi, saya melihat hal ini tidak hanya berlaku pada Wonder Woman, bahkan pada tiap Super Heroine dunia. Contoh pada tampilan Elektra awal hingga saat ini, atau pada tampilan Supergirl (sama-sama dari DC Comics), dan lain-lain. Tentu hal ini menyiratkan bahwa kebutuhan dunia yang dulu dan saat ini telah berbeda.

Pada VCD tersebut, terdapat pernyataan menarik; bahwa kalau kita memperhatikan Wonder Woman, ia tidak akan dapat melepaskan diri dari ikatan (tali) sekalipun, apabila yang mengikat adalah pria. Hal ini menyiratkan bahwa, William Moulton Marston ingin mengatakan patriakhi adalah hal yang niscaya…Tapi sebagai pencipta lie detector – dalam Wonder Woman diibaratkan dengan laso yang dimiliki Wonder Woman – ia juga mengakui bahwa setiap penganut patriakhi atau/terutama lelaki, ingin mendapatkan pendamping yang sempurna…sekalipun secara fantasi…nah…Wonder Woman…(bersambung) 290808

Top Ten Comics Book Heroes (VCD) V

Discovery Channel ; TOP 10 Comic Book Heroes
(VCD)
with Indonesia Subtitling


Production Manager : Julia Baldwin
Producer : Duncan Mc Alpine
Director : Richard Belfield
Producer : Fulcrum TV for Discovery Channel
Indonesian Licensee : Medialine Entertainment with Indonesia Subtitling
Release Year : 2003


Hulk (7)


Pada peringkat ketujuh, ditempati oleh Hulk, yang diciptakan oleh Stan Lee. Stan Lee pada CD ini dibaptist sebagai Comics Godfather. Saya setuju dengan pendapat tersebut, mengingat, tidak hanya Hulk, tapi beberapa super heroes lain, diciptakan oleh Stan Lee. Dedengkot Marvel (konon kabarnya sempat pindah dari Marvel?) ini menciptakan tokoh-tokoh yang tidak biasa, dan menjadi panutan bagi banyak orang.

Hulk, adalah individu biasa, manusia biasa, yang secara kebetulan terkena radiasi dari salah satu eksperimen militer. Hasil dari radiasi tersebut, Hulk (maaf, saya lupa versi manusia-nya) dapat mengubah dirinya menjadi raksasa dan memiliki kekuatan super. Pada penjabaran tentang Hulk dalam CD ini, dikatakan bahwa dialog Hulk “polos” seperti kekanak-kanakan; sementara perubahan ke-Hulk terjadi pada saat sang manusia itu marah… Saya menangkap pesan moral sederhana, bahwa ketika kemarahan telah menguasai diri kita, maka tindakan kita seringkali atau tingkah laku kita acap kali, kekanak-kanakan…Mungkin Anda tidak merasakan pada saat Anda marah, tapi, ketika kemarahan Anda reda…cobalah ingat apa yang Anda lakukan pada saat Anda marah, saya (cenderung) yakin; Anda akan tersenyum pahit mengingatnya.

Warna Hulk yang hijau, menurut Stan Lee, bukanlah warna yang dipikirkan secara matang. Super Hero perlu berkostum, pada awalnya Hulk berwarna kelabu, tapi karena kegagalan proses pewarnaan, terjadi beberapa warna Hulk yang berubah-ubah. Stan Lee ketika itu menanyakan kepada para staffnya, warna apa yang belum dipakai oleh Super Hero (Marvel) saat itu, akhirnya diketahui Hijau, jadilah Hulk hijau. Pada awalnya warna hijau hanya terjadi apabila perubahan Hulk diakibatkan kemarahan besar si manusia bersangkutan, tapi seiring dengan waktu, warna itu seperti menjadi trade mark Hulk.

Saya hanya memiliki beberapa buah komik Hulk, jadi tidak dapat berpendapat banyak, apalagi versi yang saya miliki (seingat saya) versi yang biasa-biasa saja. Tapi, karena masukan dari CD, saya jadi berasumsi bahwa penciptaan She-Hulk (edisi wanita dari Hulk) merupakan bagian dari kerja keras Stan Lee untuk memanusiakan Hulk. Sebab pada She-Hulk, seingat saya dikisahkan pula bahwa She-Hulk sempat tampil modis (bandingkan ketika Wonder Woman juga tampil sebagai bintang televisi; di salah satu edisi komiknya). Bagaimana pendapat Anda?…. (bersambung) 280808

Top Ten Comics Book Heroes (VCD) IV

Discovery Channel ; TOP 10 Comic Book Heroes
(VCD)
with Indonesia Subtitling


Production Manager : Julia Baldwin
Producer : Duncan Mc Alpine
Director : Richard Belfield
Producer : Fulcrum TV for Discovery Channel
Indonesian Licensee : Medialine Entertainment
Release Year : 2003


Akira (8)

Pada peringkat ke delapan, Akira, Komik Jepang atau yang lebih dikenal dengan sebutan Manga. Manga, menurut VCD ini, dapat berarti irresponsible picture, atau gambar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan (ini penerjemahan bebas ala saya pribadi). Bisnis Manga di Jepang, pada masa VCD ini dibuat, menghasilkan laba 6 milyar dollar Amerika, atau setara (menurut Discovery) dengan laba bisnis komik di negara-negara non Jepang dikumpulkan menjadi satu.Maka dapat dianggap bahwa komik, dalam tataran budaya Jepang, atau mungkin dalam tataran budaya baru Jepang, adalah media penyebaran informasi maupun wacana yang menjanjikan.


Akira bercerita tentang salah seorang anak yang diikutsertakan pada program pelatihan mliter tertentu, dan mendapatkan kekuatan yang sama sekali tidak dapat ia kontrol. Maka, siapa pun yang dapat menguasai Akira, dianggap (ditakdirkan) dapat menguasai dunia. Alhasil, Akira menjadi rebutan di antara manusia. Kekuatan Akira tercipta dari hasil eksperimen militer, dan diharapkan dapat digunakan untuk kepentingan damai di militer, tapi hal itu bertolak belakang dengan hasil yang telah mereka dapatkan. Akira tumbuh menjadi kekuatan yang tidak dapat dikontrol, bahkan oleh pemiliknya sendiri.

Seorang fan Akira menyatakan bahwa Akira dapat diterima dengan baik di Jepang, karena menampilkan sisi manusiawi dari manusia serta menampilkan gambar tokoh yang menarik. Sementara Jonathan Clements; seorang Manga Expert, menyatakan bahwa berkembangnya Manga di Jepang, tidak lepas dari pemberontakan atas budaya Jepang yang “cenderung dianggap” mengekang kebebasan berekspresi pada saat Manga dipopulerkan.

Secara pribadi, saya belum pernah membaca Akira, saya masih jauh lebih mengenal Kungfu Boy, atau manga dewasa dari Komik Jepang dibandingkan Akira. Untuk komik dari Timur, saya lebih suka membaca dan memiliki komik-komik Hongkong seperti karya Tiger Wong dan yang klasik Aisha Tiger Lady (masih ada sambungannya gak sssiiihhh?…hiks) Boleh jadi, mulai saat ini saya akan mencoba mencermati Akira….(bersambung) 270808


Top Ten Comics Book Heroes (VCD) III

Discovery Channel ; TOP 10 Comic Book Heroes
(VCD)
with Indonesia Subtitling


Production Manager : Julia Baldwin
Producer : Duncan Mc Alpine
Director : Richard Belfield
Producer : Fulcrum TV for Discovery Channel
Indonesian Licensee : Medialine Entertainment
Release Year : 2003


WITCHBLADE (9)

Pada urutan ke sembilan, Sara Pezzini, seorang polisi wanita dari Kota New York, mendapatkan berkah (?) kekuatan super power, atas temuan Sarung Tangan Pusaka, yang memang mencari “pemakainya”. Sarung Tangan ini tidak hanya mengharuskan Sara untuk berubah menjadi Witchblade, melainkan juga ia harus dapat mengontrolnya.



Sara Pezzini atau Witchblade, dari Top Cow Comics. Selalu tampil seksi, secara gambar, kualitas detail yang saya tangkap dapat diacungkan jempol. Lekuk tubuh wanita, sebagai bentuk keindahan alamiah yang harus diapresiasi siapa pun juga, tampil hidup. Witchblade, menurut salah seorang nara sumber dalam VCD ini, tampil tidak biasa, “berdada besar, tapi berpinggang kecil”… Keseksian Witch Blade berbeda dengan keseksian Sara Pezzini. Pada komik yang saya miliki, tampilan Sara pada sisi manusiawinya, jauh lebih indah dibandingkan dengan tampilan Witchblade. Mungkin karena “sisi artefak” dari sarung tangan, yang membuatnya seperti sesuatu yang “kuno”.


Sara Pezzini, diapresiasi tidak hanya oleh penggemar komik pria, melainkan juga wanita. Hal ini menurut salah seorang nara sumber, karena ia menegaskan bahwa wanita, dapat tetap tampil perkasa, tanpa harus menghilangkan keindahan kewanitaan yang ia miliki. Tampilan gambar – gambar Sara Pezzini dan Witch Blade pada VCD ini, mungkin dapat menggambarkan bahwa detail adalah hal yang indah…


Secara pribadi, saya memiliki komik Witchblade, membelinya karena tampilan gambarnya, wanita cantik dan seksi (maaf, pada saat itu saya tidak memperhatikan posisi dada yang lebih besar daripada pinggangnya). Dan hingga saat ini, saya tetap memprioritaskan Witchblade dalam perburuan komik saya, setelah Wonder Woman… Untuk super hero pria…pilihan saya, akan bersinggungan dengan pilihan Discovery Channel…..O ya bagaimana dengan pilihan Anda?…. (bersambung) 260808

Top Ten Comics Book Heroes (VCD) II

Discovery Channel ; TOP 10 Comic Book Heroes
(VCD)
with Indonesia Subtitling


Production Manager : Julia Baldwin
Producer : Duncan Mc Alpine
Director : Richard Belfield
Producer : Fulcrum TV for Discovery Channel
Indonesian Licensee : Medialine Entertainment
Release Year : 2003

TINTIN (10)
Tintin adalah seorang wartawan dari koran La Pĕtit Viengtien. Ia memiliki anjing yang bernama Snowy, sahabat setia bernama Kapten Haddock serta Calculus. Tintin bagi saya pribadi seperti wartawan investigator, perjalanan diri Tintin menginventigasi suatu berita, membawanya ke berbagai pengalaman menarik.

Pada VCD ini, disebutkan bahwa Herge mengapresiasi tampilan yang ia suguhkan kepada pembaca Tintin, sebagaimana tampilan kenyataan yang ada di dunia. Digambarkan ketika panser yang ada dalam salah satu episode Tintin, sama dan hampir sebangun dengan panser pada dunia nyata, kapal selam pada episode Harta Karun Rackham Merah, sama seperti kapal selam yang pernah dikenal dunia pada masa awal kapal selam, dan beberapa tampilan yang identik dengan dunia nyata.
Kenyataan bahwa Herge belum pernah berkeliling dunia, terabaikan dengan penggambaran spesifik lokasi tempat Tintin berpetualang, hal ini menunjukkan kualitas Herge sebagai penulis, yang berusaha mendekatkan antara fantasi dengan dunia nyata.

Sejauh ini, saya beranggapan kemampuan Herge adalah kemampuan niscaya bagi para penulis, yaitu untuk menampilkan tampilan reka, se”hidup” mungkin, tapi yang harus diapresiasi secara mendalam adalah, pada saat Tintin “hidup” ke dunia, arus lintas informasi belum secanggih saat ini, maka kerja serius Herge (pada VCD disebutkan Herge membuat PR tersendiri untuk hal-hal yang belum ia ketahui tapi harus tampil dalam ceritanya) adalah kerja keras yang luar biasa. Maka ketika Tintin diapresiasi sebagai salah satu dari Top Ten Comic Heroes, bukanlah hal yang luar biasa, sebab ia adalah hasil kerja keras yang paripurna.

Tintin adalah satu-satunya pahlawan tanpa kekuatan super pada Top Ten Comic Heroes, hal ini menunjukkan bahwa siapa pun, pada kehidupan dirinya dapat menjadi pahlawan, dengan memaknai tiap pengalaman yang ia miliki secara lebih detail, lebih investigatif. Para nara sumber pada VCD ini mengapresiasi Tintin, yang dapat diterima oleh pembaca, baik pada kalangan pria maupun wanita, dewasa maupun anak-anak. Mereka juga menyampaikan bahwa Snowy, Haddock dan Calculus, beserta si Kembar Thompson, juga ikut menyemarakkan Tintin, tanpa harus Tintin kehilangan peran besarnya dalam suatu episode cerita.


Tintin telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Secara pribadi, bagi saya, Tintin edisi Bahasa Indonesia terbitan dan terjemahan dari Pustaka Sinar Harapan, jauh lebih menghibur dibandingkan Tintin edisi Bahasa Indonesia terbitan dan terjemahan dari Gramedia Grup…Silahkan Anda buktikan sendiri….(bersambung) 250808