Kamis, 21 Juni 2012

The Power of Money Magnet


Judul Buku                      :  The Power of Money Magnet
Penulis                             :  Dedy Susanto
Penyunting                     :   Lukito AM
Penyelaras Akhir           :   Rani Andriani Koswara
Penata Letak                 :   Hardiansyah
Pendesain Sampul         :   Dimas Yossa Dinton
Penerbit                          :   TransMedia Pustaka
Tahun Terbit                  :   2012






Buku ini, dalam hemat penulis, merupakan  upaya sederhana, yang ia sampaikan - biasanya - melalui Training Money Magnet.  Training Money Magnet sendiri telah diadakan di Jakarta, sejak  tahun 2011...



Betapa sederhana upaya tersebut, secara rendah hati dituturkan oleh penulis, Dedy Susanto,  pada kata pengantar sebagai berikut :
Siapa pun yang sedang membaca buku ini sebenarnya sedang menggali informasi yang tidak baru, sesuatu yang sudah ada sejak permulaan bumi ini diciptakan oleh Sang Maha Pencipta. Hakikat yang dibahas di dalam buku ini adalah manusia dan segala sesuatunya, saling terhubung dan saling menarik.(hal xii)

Maka, berbeda dengan  kebanyakan penulis motivasi Indonesia, Dedy Susanto ingin mengabarkan ulang kepada kita, betapa hal-hal yang sudah ada pada diri kita, sejatinya adalah hal-hal yang akan membawa kita kepada kebahagiaan yang kita inginkan...tetapi, betapa kita telah melupakan hal tersebut,yang membuat kita menjauh dari kebahagiaan yang kita inginkan...




Yang paling menarik bagi 98798 adalah beberapa hal yang sering diungkap oleh Motivator lain, juga hidup, diulas dalam buku ini, seperti :


Pantaskan Diri Anda (sering diungkap oleh Mario Teguh)  


Ingin Saja Tidak Cukup (Tung Desem Waringin)  


Law of Attraction (Rhonda Byrne)  


Seni Ditarik oleh Alam (hampir mirip dengan Semesta Mendukung dari Yohannes Surya)...


Maka jelas, bahwa kerendahan hati Dedy Susanto untuk mengungkap bahwa apa yang ada di buku ini, bukanlah hal yang baru, merupakan

Kekuatan Yang Sesungguhnya dari The Power of Money Magnet...dan

kebaharuan yang ada adalah, kebaharuan SEmanGat IndiVidu yang Membaca, untuk

Meresapi Ulang, Mengakui secARA terBUka, bahwA, tinGkat keALPaan Tiap IndIVidu atas Apa-APa Yang Telah diberikan oleh TUHAN YANG MAHA AGUNG, adalah hal yang harus dicermati, diperbaiki, sehingga kebahagiaan semakin dekat, kepada Individu bersangkutan...






Selain itu, banyak hal yang diungkap, adalah hal yang selalu dijalankan oleh tiap individu, atau MINIMAL DIAJARKAN untuk dijalani oleh Tiap-tiap Kita, melalui Agama Masing-Masing...


Seperti Waktu Subuh...seingat 98798, waktu Shubuh, di Islam, diajarkan sebagai "waktu tersulit" untuk beribadah, selain waktu Ashar...begitu pula...


Berdasarkan informasi dari beberapa rekan, di Agama Lain, Doa Pagi, selayaknya diadakan pada Shubuh hari, bila Matahari telah bersinar, saat itu Shubuh Usai, dan Waktu Kerja Keras dimulai...








The Power of Money Magnet, mengajak kita, untuk Mencari Rezeki dengan HALAL, BAIK, BERSAHAJA, SELALU BERSYUKUR, dan Tentu, Kerja Keras dan Doa, adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dalam menggapai kebahagiaan yang kita harapkan...




Selamat Membaca, dan Menemukan Kebahagiaan Anda, Kesejahteraan Anda Masing-Masing...GOD BLESS ALL OF YOU, AmEn...










Senin, 10 Mei 2010

Puisi, Mantra, Doa

JudUL BuKU : Mantra Orang Jawa
Re-writer : Sapardi Djoko Damono
Pengatur Aksara : Michael Gandareta
Perancang Grafis : Gannie D. Rahardian
Penerbit : Indonesia Tera
Cetakan : Pertama, 2005
Halaman : 80 halaman
Tampilan Buku : Soft Cover, Pocket Size


....Namun, jika ada yang berniat mengembalikannya pada fungsinya semula, sila saja. Siapa tahu bisa kesampaian juga maksudnya



Kepenyairan Sapardi Djoko Damono, sudah memberikan garansi, bahwa Mantra Jawa yang ia tulis ulang, merupakan proses penuh berkesenian... Maka, ia pun menegaskan bahwa ketertarikan di untuk menulis ulang, adalah pertimbangan yang penuh penjiwaan seni.


Mulai dari mantra sebelum bersetubuh, hingga mantra menolak bala ia hadirkan. Beritme puisi, kadang kala mengaduk rasa religi, sebab, dalam mantra, ditemukan hadirnya percampuran keyakinan leluhur, yang mencoba untuk saling bahu membahu, menjadi sesuatu kekuatan utuh : DOA


Buku kecil ini, akan menggambarkan kepada kita, betapa para leluhur Jawa, berusaha untuk mendamaikan perbedaan religi yang berkembang pada tataran masa lampau. Apabila Anda menggunakan mantra puitis ini sebagai doa pegangan Anda, tentu, tidak bermasalah...Bukankah TUHAN YME...MAHA MENGERTI SEGENAP BAHASA...


Selamat Menikmati.




Selasa, 05 Januari 2010

Wishing U A Happy Holiday...

Blogger yang 98798 cintai...tak terasa...

Natal telah kita lewati, bahkan Tahun pun telah berganti...

dari 2009 ke 2010...

98798 ingin mengucapkan...

Selamat Natal 2009,
dan
Selamat Tahun Baru...2010...

Semoga segala KeBaikan dapat KIta pertaHANkan di 2010 hingga akhir zaman...
dan

yang belum baik atau tidak baik...dapat kita perbaiki..
Amin...

Selamat Berlibur....

God Bless All of U...

Amen

Selasa, 22 Desember 2009

SelAMaT HARi IBu



...if you educated a man, you educated a man...if you educated a woman, you educated A Nation (Rabindranath Tagore)...


Kutipan tersebut, sempat saya utarakan, pada salah satu rangkaian seminar ICT untuk wanita, bertempat di SMESCO, Gatot Subroto....

dan sejatinya...

saya cukup kaget, ternyata...banyak wanita yang hadir, seperti belum pernah disapa oleh sebait dari hasil Rabindranath Tagore...

Entah...

Sejatinya, apresiasi terhadap wanita, sama dengan apresiasi terhadap pria, apabila hal itu dikaitkan dengan Kitab Suci. Di salah satu kitab tersebut, disebutkan bahwa, semua sama kecuali (yang membedakan) adalah KETAKWAAN...


Tetapi...secara etos sosial, kegalauan Rabindranath Tagore, beralasan, terlebih apabila dirujuk ke salah satu pedoman bagi Umat Islam (Al Hadits) terkait dengan siapa seseorang harus berbakti; kalau tidak salah, jawabannya, adalah UMMUKA atau IBUMU hingga 3 x.


Seorang wanita, sedianya, akan melahirkan seseorang, dari rahimnya, dan dari rahimnya tadi , terlahir seorang pria atau wanita baru, yang akan membuahi (pria) atau dibuahi (wanita) untuk menciptakan generasi selanjutnya...


Sementara, seorang pria, pada proses regenerasi, pekerjaan induk adalah membuahi, ia tidak merasakan sesaknya membawa beban "buah" kecuali setelah lahir; di mana ia dituntut untuk dapat memberi nafkah, baik kepada sang Ibu maupun kepada si Anak...



Jadi, selalu bisa diperdebatkan, mana yang lebih penting untuk diapresiasi, wanita atau pria, tapi, bagi Rabindranath Tagore, perdebatan itu selesai, apabila kita memandang secara jernih, wanita, jauh lebih berperan (generatif) dan lebih memiliki tanggung jawab (boleh dibaca :beban alamiah),
sehingga,

satu penjagaan yang paripurna untuk keelokan, kecerdasan, ketakwaan seorang wanita,

boleh jadi merupakan satu upaya minimalis untuk menjaga keelokan negeri, kecerdasan negeri, ketakwaan negeri,

bahkan tanpa bermaksud hiperbolist...upaya kecil tersebut, dapat menjaga keelokan negeri, kecerdasan negeri, ketakwaan negeri..


menjaga keelokan semesta, kecerdasan semesta, ketakwaan semesta.....Semoga....

SELAMAT HARI IBU, 2009...

I do Love U My MOther,

So I do Love U,

My Own Anggi!!!

GOD BLESS ALL of U...

Amin

Kamis, 17 Desember 2009

SelAMat TahUN Baru HiJRiah 1431 H...

Readers....

Hari Ini...

Hari Libur....

Hari Libur Nasional...berkenaan dengan Tahun Baru Islam, 1431 H....

Maka...izinkan Kami .....
98798....

mengUcapkAn SeLAmat TaHUN BaRU hIjriah...1431 H...bagi UmaT IslAM di SEluRuh Dunia...

TeruTama yang Berada Di Indonesia....

SeMOGa...SEgALA KebaIKan, PerlIndungan, sERta KedamAian dari ALLAH SWT...

selalU dilImpahkAn bagi Kita Semua...
Bagi Alam SEmeSta...Amin.....

SelAmAT TahUN BarU TemaNS!!!!!!!!!!!!

Kamis, 26 November 2009

Selamat Hari Iedul Adha

Hari Ini....

Umat Islam di Seluruh Dunia...merayakan Iedul Adha


Hari Raya Terbesar bagi Umat Islam....



Banyak pelajaran berharga pada setiap perayaan keagamaan, semuanya merupakan rangkuman dari kesyukuran dan perwujudan ketiadaberdayaan manusia, dihadapan Sang Pencipta.......




Kepada seluruh pihak yang merayakan...98798 mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Adha, 1430 H...semoga berbahagia, kebahagiaan menyelimuti Alam Semesta...Amin

Minggu, 22 November 2009

Membaca Berita : Ada Kepentingan SBY di Kasus Century

Sebelum membaca telaah ini, berikut 98798 catatkan sumber dari judul ini (dari berita di detik.com)


Apa Kepentingan SBY?

Menelaah berita adalah pekerjaan yang tidak mudah, sebab suatu berita, secara langsung atau tidak langsung, akan terkait pada pemberitaan-pemberitaan sebelum berita itu diturunkan....

Maka, telaahan yang dilakukan, sebaiknya dibatasi atas satu berita itu saja...sejatinya hal ini sulit untuk dimungkinkan, tetapi, keterbatasan-keterbatasan yang ada, pada akhirnya melahirkan pembenaran...


Maka, terlepas dari pro dan kontra, izinkan 98798, belajar berpendapat..


"Sikap SBY yang tidak jelas menimbulkan spekulasi adanya keterkaitan kepentingan SBY dalam kasus ini," ujar Izzul Muslimin, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah dalam keterangannya yang diterima redaksi detikcom, Sabtu (21/11/2009).


Pernyataan diatas menegaskan bahwa hal yang menimbulkan spekulasi atas keberadaan kepentingan Susilo Bambang Yudhoyono, tidak lain dan tidak bukan adalah ketidakjelasan sikap dari Susilo Bambang Yudhoyono...


Perlu diakui dengan jernih, bahwa sekalipun ringkas, hal ini menunjukkan bahwa, cepat atau lambat, kepentingan siapa pun, dalam dunia nyata, akan terlihat, apakah kepentingan ini bagian dari kepentingan yang sengaja untuk ditutup-tutupi atau merupakan bagian yang sengaja ingin ditampilkan...berikut telaah sederhana :


  • Apabila SBY sengaja ingin menampilkan hal ini sebagai ketidakjelasan sikap...boleh jadi ia menganggarkan beberapa hal di bawah ini :

  1. SBY ingin menutup-nutupi keterlibatan para pihak yang dapat teridentifkasi atas kasus ini, dan para pihak tersebut berada dalam lingkungan terdekat darinya...Hal ini dimungkinkan untuk kita tanamkan dalam benak kita, mengingat, SBY sempat menegaskan bahwa pemberantasan korupsi, tidak menggunakan metode penjebakan, melainkan pencegahan, maka sikap ini merupakan bagian dari kehati-hatian dirinya, agar ia, maupun lingkungan terdekat darinya, tidak terjebak oleh KPK...mungkin itu terkait kasus Century..
  2. Terkait dengan butir pertama, banyaknya penentangan terhadap pola pembelaan SBY terhadap Polri dan Kejaksaan, serta banyaknya kecaman terhadap pemerintah (termasuk SBY) menunjukkan bahwa SBY ingin berada atau diposisikan dalam posisi tertindas, terzalimi oleh opini publik, penentangan publik...Alih-alih ia berpegang pada konstruksi hukum yang tidak ingin mencampuradukan wewenang, sejatinya ia ingin selalu diposisikan dalam posisi terzalimi.Bagi SBY...berada dalam posisi terzalimi ON and ON adalah satu kekuatan
  3. Tentu, yang terakhir, terkait pada dua butir pertama, Susilo Bambang Yudhoyono, sejatinya mengakui ada kesalahan langkah yang pernah ia lakukan, baik secara mandiri maupun secara tim kerja (mungkin kabinet Indonesia bersatu dalam konteks Century, atau terkait penggunaan uang negara untuk test pemeriksaan kesehatan bagi Calon menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, yang menggunakan senjata KEPPRES; yang secara etika harus diperdebatkan...atau memang benar zhon dari publik,bahwa uang century mengalir hingga kampanye dan atau untuk kampanye Partai atau Pemenangan Pilpres timnya...)
  4. Tapi, jangan lupakan pula...keberanian Ong Yuliana Gunawan, Anggodo Widjojo menyebut nama Susilo Bambang Yudhono dengan inisial SBY atau jabatan RI 1...serta KETIDAKBERANIAN SBY melaporkan satu dan atau keduanya sebagai TERLAPOR PENCEMARAN NAMA BAIK ke POLRI...menunjukkan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono ingin MENUTUP-NUTUPI KEDEKATAN dirinya dengan salah satu dari keduanya...Apakah unsur kedekatan ini berdampak secara bisnis (karena mungkin mereka para pengusaha atau dekat dengan cukong) atau malah terkait dengan seksual sebagaimana pemberitaan selama ini Ong Yuliana Gunawan, adalah wanita cantik...hanya SBY, Ani Yudhoyono yang dapat menjawab hal ini...


Akhirnya...berita tersebut, harus kita jadikan pijakan awal tuk melangkah..bahwa adalah tidak baik apalagi benar, bila kita masyarakat Indonesia, selalu menutup-nutupi, menipu dengan pencitraan berbiaya tinggi, sementara, baik citra maupun tipuan, tidak selamanya bisa dipertahankan....dan Susilo Bambang Yudhoyono, telah membuka start bagi publik, untuk menerka-nerka...SIAPA SEBENARNYA SUSILO BAMBANG YUDHOYONO...apakah ia benar seorang PRESIDEN RI atau hanya BONEKA yang ditempatkan oleh kepentingan tertentu untuk menjadi PRESIDEN RI...Wallahu A'lam bish Showwab....