Selasa, 22 Desember 2009

SelAMaT HARi IBu



...if you educated a man, you educated a man...if you educated a woman, you educated A Nation (Rabindranath Tagore)...


Kutipan tersebut, sempat saya utarakan, pada salah satu rangkaian seminar ICT untuk wanita, bertempat di SMESCO, Gatot Subroto....

dan sejatinya...

saya cukup kaget, ternyata...banyak wanita yang hadir, seperti belum pernah disapa oleh sebait dari hasil Rabindranath Tagore...

Entah...

Sejatinya, apresiasi terhadap wanita, sama dengan apresiasi terhadap pria, apabila hal itu dikaitkan dengan Kitab Suci. Di salah satu kitab tersebut, disebutkan bahwa, semua sama kecuali (yang membedakan) adalah KETAKWAAN...


Tetapi...secara etos sosial, kegalauan Rabindranath Tagore, beralasan, terlebih apabila dirujuk ke salah satu pedoman bagi Umat Islam (Al Hadits) terkait dengan siapa seseorang harus berbakti; kalau tidak salah, jawabannya, adalah UMMUKA atau IBUMU hingga 3 x.


Seorang wanita, sedianya, akan melahirkan seseorang, dari rahimnya, dan dari rahimnya tadi , terlahir seorang pria atau wanita baru, yang akan membuahi (pria) atau dibuahi (wanita) untuk menciptakan generasi selanjutnya...


Sementara, seorang pria, pada proses regenerasi, pekerjaan induk adalah membuahi, ia tidak merasakan sesaknya membawa beban "buah" kecuali setelah lahir; di mana ia dituntut untuk dapat memberi nafkah, baik kepada sang Ibu maupun kepada si Anak...



Jadi, selalu bisa diperdebatkan, mana yang lebih penting untuk diapresiasi, wanita atau pria, tapi, bagi Rabindranath Tagore, perdebatan itu selesai, apabila kita memandang secara jernih, wanita, jauh lebih berperan (generatif) dan lebih memiliki tanggung jawab (boleh dibaca :beban alamiah),
sehingga,

satu penjagaan yang paripurna untuk keelokan, kecerdasan, ketakwaan seorang wanita,

boleh jadi merupakan satu upaya minimalis untuk menjaga keelokan negeri, kecerdasan negeri, ketakwaan negeri,

bahkan tanpa bermaksud hiperbolist...upaya kecil tersebut, dapat menjaga keelokan negeri, kecerdasan negeri, ketakwaan negeri..


menjaga keelokan semesta, kecerdasan semesta, ketakwaan semesta.....Semoga....

SELAMAT HARI IBU, 2009...

I do Love U My MOther,

So I do Love U,

My Own Anggi!!!

GOD BLESS ALL of U...

Amin

Kamis, 17 Desember 2009

SelAMat TahUN Baru HiJRiah 1431 H...

Readers....

Hari Ini...

Hari Libur....

Hari Libur Nasional...berkenaan dengan Tahun Baru Islam, 1431 H....

Maka...izinkan Kami .....
98798....

mengUcapkAn SeLAmat TaHUN BaRU hIjriah...1431 H...bagi UmaT IslAM di SEluRuh Dunia...

TeruTama yang Berada Di Indonesia....

SeMOGa...SEgALA KebaIKan, PerlIndungan, sERta KedamAian dari ALLAH SWT...

selalU dilImpahkAn bagi Kita Semua...
Bagi Alam SEmeSta...Amin.....

SelAmAT TahUN BarU TemaNS!!!!!!!!!!!!

Kamis, 26 November 2009

Selamat Hari Iedul Adha

Hari Ini....

Umat Islam di Seluruh Dunia...merayakan Iedul Adha


Hari Raya Terbesar bagi Umat Islam....



Banyak pelajaran berharga pada setiap perayaan keagamaan, semuanya merupakan rangkuman dari kesyukuran dan perwujudan ketiadaberdayaan manusia, dihadapan Sang Pencipta.......




Kepada seluruh pihak yang merayakan...98798 mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Adha, 1430 H...semoga berbahagia, kebahagiaan menyelimuti Alam Semesta...Amin

Minggu, 22 November 2009

Membaca Berita : Ada Kepentingan SBY di Kasus Century

Sebelum membaca telaah ini, berikut 98798 catatkan sumber dari judul ini (dari berita di detik.com)


Apa Kepentingan SBY?

Menelaah berita adalah pekerjaan yang tidak mudah, sebab suatu berita, secara langsung atau tidak langsung, akan terkait pada pemberitaan-pemberitaan sebelum berita itu diturunkan....

Maka, telaahan yang dilakukan, sebaiknya dibatasi atas satu berita itu saja...sejatinya hal ini sulit untuk dimungkinkan, tetapi, keterbatasan-keterbatasan yang ada, pada akhirnya melahirkan pembenaran...


Maka, terlepas dari pro dan kontra, izinkan 98798, belajar berpendapat..


"Sikap SBY yang tidak jelas menimbulkan spekulasi adanya keterkaitan kepentingan SBY dalam kasus ini," ujar Izzul Muslimin, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah dalam keterangannya yang diterima redaksi detikcom, Sabtu (21/11/2009).


Pernyataan diatas menegaskan bahwa hal yang menimbulkan spekulasi atas keberadaan kepentingan Susilo Bambang Yudhoyono, tidak lain dan tidak bukan adalah ketidakjelasan sikap dari Susilo Bambang Yudhoyono...


Perlu diakui dengan jernih, bahwa sekalipun ringkas, hal ini menunjukkan bahwa, cepat atau lambat, kepentingan siapa pun, dalam dunia nyata, akan terlihat, apakah kepentingan ini bagian dari kepentingan yang sengaja untuk ditutup-tutupi atau merupakan bagian yang sengaja ingin ditampilkan...berikut telaah sederhana :


  • Apabila SBY sengaja ingin menampilkan hal ini sebagai ketidakjelasan sikap...boleh jadi ia menganggarkan beberapa hal di bawah ini :

  1. SBY ingin menutup-nutupi keterlibatan para pihak yang dapat teridentifkasi atas kasus ini, dan para pihak tersebut berada dalam lingkungan terdekat darinya...Hal ini dimungkinkan untuk kita tanamkan dalam benak kita, mengingat, SBY sempat menegaskan bahwa pemberantasan korupsi, tidak menggunakan metode penjebakan, melainkan pencegahan, maka sikap ini merupakan bagian dari kehati-hatian dirinya, agar ia, maupun lingkungan terdekat darinya, tidak terjebak oleh KPK...mungkin itu terkait kasus Century..
  2. Terkait dengan butir pertama, banyaknya penentangan terhadap pola pembelaan SBY terhadap Polri dan Kejaksaan, serta banyaknya kecaman terhadap pemerintah (termasuk SBY) menunjukkan bahwa SBY ingin berada atau diposisikan dalam posisi tertindas, terzalimi oleh opini publik, penentangan publik...Alih-alih ia berpegang pada konstruksi hukum yang tidak ingin mencampuradukan wewenang, sejatinya ia ingin selalu diposisikan dalam posisi terzalimi.Bagi SBY...berada dalam posisi terzalimi ON and ON adalah satu kekuatan
  3. Tentu, yang terakhir, terkait pada dua butir pertama, Susilo Bambang Yudhoyono, sejatinya mengakui ada kesalahan langkah yang pernah ia lakukan, baik secara mandiri maupun secara tim kerja (mungkin kabinet Indonesia bersatu dalam konteks Century, atau terkait penggunaan uang negara untuk test pemeriksaan kesehatan bagi Calon menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, yang menggunakan senjata KEPPRES; yang secara etika harus diperdebatkan...atau memang benar zhon dari publik,bahwa uang century mengalir hingga kampanye dan atau untuk kampanye Partai atau Pemenangan Pilpres timnya...)
  4. Tapi, jangan lupakan pula...keberanian Ong Yuliana Gunawan, Anggodo Widjojo menyebut nama Susilo Bambang Yudhono dengan inisial SBY atau jabatan RI 1...serta KETIDAKBERANIAN SBY melaporkan satu dan atau keduanya sebagai TERLAPOR PENCEMARAN NAMA BAIK ke POLRI...menunjukkan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono ingin MENUTUP-NUTUPI KEDEKATAN dirinya dengan salah satu dari keduanya...Apakah unsur kedekatan ini berdampak secara bisnis (karena mungkin mereka para pengusaha atau dekat dengan cukong) atau malah terkait dengan seksual sebagaimana pemberitaan selama ini Ong Yuliana Gunawan, adalah wanita cantik...hanya SBY, Ani Yudhoyono yang dapat menjawab hal ini...


Akhirnya...berita tersebut, harus kita jadikan pijakan awal tuk melangkah..bahwa adalah tidak baik apalagi benar, bila kita masyarakat Indonesia, selalu menutup-nutupi, menipu dengan pencitraan berbiaya tinggi, sementara, baik citra maupun tipuan, tidak selamanya bisa dipertahankan....dan Susilo Bambang Yudhoyono, telah membuka start bagi publik, untuk menerka-nerka...SIAPA SEBENARNYA SUSILO BAMBANG YUDHOYONO...apakah ia benar seorang PRESIDEN RI atau hanya BONEKA yang ditempatkan oleh kepentingan tertentu untuk menjadi PRESIDEN RI...Wallahu A'lam bish Showwab....

Rabu, 18 November 2009

PerMOhonan MaaF...

Permohonan Maaf...yang sebesar-besarnya...
kami haturkan kepada para pengunjung blog

blogreader, blogwalker...

sebab..sudah hampir 8 bulan..blog ini vacuum

sejatinya..bukan berarti jarang baca..sebab membaca adalah sama dengan bernafas bagi kami (ce..ile...)


the main problem is...kami masih dihantui kemalasan dalam menulis...so, in God willing...starting from this week, we try to write, again, again and again



agar tidak membuat kita terpaku bahwa membaca harus membaca pustaka dan pustaka harus berbentuk buku...maka kami 98798...akan memulai ...mencermati tulisan, baik dalam bentuk opini, maupun dari media massa....


semoga bermanfaat...salam literasi Indonesia.....

Senin, 30 Maret 2009

Turut Berduka Cita : Tragedi Situ Gintung dan Tanah Datar

Kurang dari 1 Minggu...Indonesia diberi dua bencana dari satu kelalaian yang sejenis...Banjir Bandang...

Lalai melestarikan alam, lalai menjaga keseimbangan alam..akibatnya...bencana pun tiba dari alam...


Tsunami kecil pertama terjadi di Situ Gintung, Ciputat, Banten, 27 Maret 2009, menewaskan lebih dari 90 orang, dan lebih dari 90 orang yang lain...dinyatakan hilang....


Sementara...tiga hari berikutnya...Banjir Bandang, terjadi di Sumatra Barat, tepatnya di Kabupaten Tanah Datar... 1 orang telah ditemukan tewas, dan 6 orang yang lain masih dinyatakan hilang....


Gila Baca Tulis Gila Beneran...mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya...atas kedua musibah tersebut...semoga arwah para korban, diterima di sisi TUHAN YME, dan bagi keluarga yang ditinggalkan...diberi ketabahan, kesabaran dalam menghadapi cobaan ini...Amin




Gila Baca Tulis Gila Beneran...berharap..agar di masa akan datang...kita dapat mengurangi resiko bencana alam, yang sebagian besar, disebabkan semata-mata oleh kelalaian kita semua..Amin








Sabtu, 14 Maret 2009

Tentang Komodo...semOGa BermANFaat...

Temans...berhubung masih dalam suasana kampanye...Maksud saya kampanye dukung Komodo menjadi salah satu dari new7wonders...saya coba cari beberapa buku tentang Komodo....



Sayangnya (dan atau sepertinya) tidak banyak buku itu...berikut satu buku yang saya temukan....


A Natural History Guide to Komodo National Park ; Panduan Sejarah Ekologi Taman Nasional Komodo Book 1 : Terrestrial/ Buku 1: Darat
Penulis : Arnaz Mehta Erdmann
Illustrator : Donald Bason
Translator : Wasistini Baitoningsih
Penerbit : The Nature Conservancy
Indonesia Coastal and Marine Program
June 2004




Buku ini terdiri dari 2 bagian...bagian pertama atau Buku 1 (yang saya dah baca) tentang Darat.....

buku ini menginformasikan kepada para pembacanya tentang Taman Nasional Komodo, mulai dari sejarah, baik sejarah ekologi, geologi hingga sejarah Taman Nasional Komodo itu sendiri.


Terbagi menjadi 4 bab .
Bab 1. Tentang Taman Nasional Komodo (termasuk sejarah geologi)
Bab 2. Tentang Ekosistem Daratan Di Taman Nasional Komodo
Bab.3. Tumbuhan di Taman Nasional Komodo
Bab.4. Hewan-Hewan di Taman Nasional Komodo....



Pada bab pertama, teman-teman akan disajikan tentang data geologi, hingga penduduk serta disuguhi beberapa illustrasi menarik tentang hal terkait... dan tiap bab akan menyuguhkan gambar serta illustrasi....yang bagi saya...memicu keinginan saya untuk berkunjung ke sana...(gila..bagus euy...)


Nah yang paling penting ...bagi teman-teman yang akan berkunjung....adalah bab IV, tentang Hewan-Hewan yang ada di Komodo.


Ternyata di Taman Nasional Komodo, para komodo dapat hidup berdampingan dengan masyarakat as long as masyarakat tidak menghabisi makanan komodo seperti kerbau air, kuda liar, rusa, monyet, ular...yang keseluruhannya hidup di lingkungan Taman Nasional Komodo....





Di sana juga terdapat spesies burung yang cukup langka atau mendekati langka, sehingga bagi penggemar burung ...perjalanan ke Pulau Komodo, akan mengasyikkan dan menjanjikan pengalaman baru...



Buku ini, menurut hemat saya, wajib untuk dibaca bagi para calon pengunjung yang akan datang, untuk menikmati daratan Komodo, sebab, informasi bagaimana berhadapan dan hidup berdampingan dengan komodo yang biasa berjalan di antara masyarakat di sana, terdeskripsikan dengan baik...




Apalagi...kedua bahasa yang merangkum (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris) ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga dapat menambah ketertarikan kita untuk melahap buku ini. Penulis melihat, buku ini layak untuk dimiliki oleh teman-teman kecil kita, guna menumbuhkan rasa sayang dan kepemilikan mereka atas Komodo, satu-satunya naga yang ada di Dunia...

selamat Menikmati


(untuk memiliki buku ini...teman-teman dapat mengunjungi www.nature.org)